Posts

Anya Junor Bukan Penulis Terkenal

Image
Aku akan langsung ke intinya. Aku sudah jadi penulis terkenal. Karena itu aku punya hak untuk menulis lagi di blog yang sangat kucintai ini. Aku heran. Sebenarnya, saat aku pamit dan berjanji akan kembali sebagai penulis terkenal—sebenarnya aku sudah terkenal! Yap. Namaku sudah mejeng di OA dengan 1,000,431 followers. Anehnya, aku tak dapat menyadari betapa beruntungnya aku. Aku tak dapat menyadari, bahwa teman-temanku yang bilang, “cie masuk Kumpulan Puisi!” adalah bukti nyata bahwa aku sudah terkenal! Sebagai penulis!!!!!!!! Aku sungguh buta!!!!!!!! Aku juga tak tahu kenapa aku berorientasi pada ketenaran. Padahal itu tidak menjamin kesuksesan. Tapi aku begitu menginginkannya. Aku yang sudah sebenarnya sudah eksis, ingin menjadi jauh lebih eksis. Apa ya yang ada di otakku? Kenapa aku tidak menulis… ‘penulis hebat’ atau ‘penyair handal’? kenapa harus penulis terkenal… aku tidak tahu. Tapi, aku tidak boleh menolak itu, karena itu adalah bagian...

Filosofi Judul Blog Ini

BAIK. Sebelum aku mendeskripsikan faktor-faktor yang membuatku akhirnya menulis lagi, seperti misal: 1     .         Writer’s Block- ku yang mulai melambaikan tangan dan pergi; 2     .        Jiwa blogger- ku yang mulai membara dan merangkak ke permukaan; 3     .        Atau aku yang merindukan menulis prolog tentang makanan yang barusan aku makan. Ya, itu semua akan aku jelaskan di post berikutnya. (Omong-omong, aku barusan makan sayur asem dengan abon kriuk yang terbuat dari jamur. Jangan bingung. Bentuknya seperti abon, tapi sangat sangat kering. Dan dari jamur. Dan kurang ajar karena enak sekali.) AH. AKU SELALU MENYIMPANG DARI TOPIK. Pokoknya sebelum aku menjelaskan tentang diriku yang mulai kehilangan sisi humorisku, aku akan menjelaskan tentang Gumballs For Breakfast. Iya, benar sekali, itu judul blog saya. Terima kasih sudah menyadarinya. And...

Sumpah Setia

aku mau pamit dari dunia blogging ini. aku janji, saat aku balik nanti, aku sudah jadi penulis terkenal.

Supir

 "Kemaren pas kakak nemu kuncinya Scoopy kakak kira itu buat kakak. Eh ternyata tetep motornya Daddy." "Kalo emang buat kakak, emangnya kakak boleh?" "Nggak. Hm, padahal kakak udah SMA. Gimana nanti kalo kakak udah kuliah?" "Ya nongkrong. Biasanya lo orang kuliah selesai kuliah ya nongkrong di deket kampus." "Kakak lo pengen kerja pas kuliah." "Gapapa, Mommy kan juga gitu." "Ya gamungkin lah. Siapa nanti yang anter jemput?" "Kan gamesti kerja yang kerja gitu kan kakak bisa online shop, bisa--" "--Tapi kakak gamau! Kakak maunya jadi penyiar, kakak mau magang di majalah, kakak mau--" "--Ya cari kerja yang bisa naik bemo." "..." Yaudah kakak jadi supir bemo aja. Hai. Itu tadi kutulis dulu sekali. Aku nemu di draft. Lalu bingung kenapa dulu aku sempat se desperate ini. Kamu tahu, aku sering sekali 'mbolang' benar-bena...

Persik? Pasir? Pastikan Perasaanmu.

"Bagaimana rasanya?" "Apa? Ini? "Ya." "Kau tak tahu rasanya buah persik?" "Aku tak tahu rasanya bagimu." "Umm, baiklah. Rasanya segar, sedikit berpasir--" "Berpasir? Seperti di pantai? "--ya, tidak. Tidak seperti itu. Jauh lebih lembut, dan manis." "Manis seperti kamu?" Telan. "Nathan, kau tak bisa menyamakan semua hal dengan hal lainnya..." "Mengapa tidak? Kan memang benar?" "Ya pokoknya tidak," Jade mengunyah lebih cepat. "Lagipula itu tidak benar." "Itu sungguh benar!" "Tidak!" Nathan terkekeh dan Jade yakin tawa itu mereda karena diculik angin. Jade melihatnya-- tiupan lembut menyapu poni Nathan. Ia jadi ingat pohon kelapa, yang membuatnya ingat dengan pantai, yang membuatnya teringat lagi dengan Nathan. Kemudian Nathan berhenti tertawa, dan perempuan itu yakin ketika angin lewat di telinganya ada suara Nathan cek...

Liberty Udah Selesai

Oke. Gatau mau nulis apa. Langsung aja. Liberty pecah. (Lebih pecah dari taun lalu bagiku) Liberty capek. (Lebih capek dari taun lalu bagiku) Liberty ruame. (Lebih sepi dari taun lalu bagiku) (Mereka ga dateng) Liberty liberty liberty aku gatau aku benci liberty tapi aku sayang banget sama liberty you give so much and take as much as that too aku gatau aku seneng banget im speechless Aku bakal inget kalo, Pas dateng aku gabut ditemenin Jeje Habis itu sholat sama Syahrul Kemudian habis sholat ketemu TCTS trus kita disapa, "hi!" Trus Syahrul njawab dengan logatnya mr bean:( hellouw:( Habis itu sama Jeje makan siang trus ganti baju Makannya telor bu sai Uenak Trus briefing di pendopo Pas briefing sedikit tersentuh...aku bakal ingat itu... Habis briefing salam-salaman sama semua panitia Maaf-maafan Hampir nangis (Cie) (ALAY CAK) Trus open gate nyiapin stan Bawa gerobak isinya minuman sama #cewekceweksetrong Meme Sheila Tia...

Ulang Tahun Ini Membuatku Bete

Image
Oke ini aku nulis sehari setelah D-day Karna kemaren baru pulang jam 9 Dan tanggal 21 nya aku tidur setengah 12 Ijah juga nunggu midnight Mau ngucapin aku itu hahaha:) Gege juga nunggu, kamala juga nunggu Kita semua ketiduran Oke intinya aku capek makanya baru nulis sekarang. CUUSSS Paginya aku bangun. Nggak begitu semangat. Karna nggak begitu yakin ada hal besar yang bakal terjadi. Ijah juga ngerasa gitu. Oya bagi kalian yang belom tau, aku sama ijah itu semacam partner yang (dulu) selalu bersama, dan kita juga ultahnya sama, dan sering banget dalam beberapa situasi itu apa yang kita rasain dan apa yang kita lakuin itu sama, tapi untungnya gebetan kita nggak sama pas itu, jadi, ya, hehe. Sekarang kita kepisah. Aku buka hape, ternyata yang ngucapin baru kamala sama ihan. Daaann sesuai prediksi, gaada yang ngucapin 00.00. Ijah juga. Yaudah aku ngucapin satu sama lain ADUH JOMBLO BGT. Oke sebelum lanjutin cerita ini mari kita flashback dulu. Kamis agak maleman tapi belo...