Nobody’s perfect tapi katanya kalo bayi ngelakuin semua tahap jadi bisa apa aja. I was like: MIAPA. Jadi perbincangan dimulai ketika adek mengamati pensil warnanya, dan dengan polos ia mengaku bahwa mewarnai itu susah. Diikuti dengan pengakuan saya tentang ketidak-mahiran saya dalam bidang mewarnai, mommy pun setuju dengan melibatkan ayrton, karena ia pun tidak mahir mewarnai. Apa sebab dari persamaan kami; tidak pandai mewarnai? Mulailah cerita mommy tentang ‘katanya-katanya’, dimana bayi yang tidak menyelesaikan atau melewati semua step atau tahap-tahap perkembangan bayi, maka bayi itu akan mendapat ketidak-mahiran dalam suatu bidang, entah itu hanya satu maupun lebih. Tentu saja, saya yang serba logika, mulai berpikir. APA HUBUNGANNYA? Mari kita lihat foto dibawah ini. Berdasarkan narasumber, tahapan perkembangan bayi ada 6 yaitu: Tiduran biasa (telentang ya namanya?) Muter balik (atau setengah nggelinding?) Tengkurep (yee n...
Jika aku ke House of Sampoerna bersamamu, aku takkan menyebut kata tembakau sebelum kau terjun sendiri ke basket-basket rotan yang disebar di sekujur ruangan. Keranjang anemonie dimana kau si ikan badut yang herannya mabuk laut. Jika aku ke House of Sampoerna bersamamu, aku takkan membiarkanmu masuk dengan saku jaket yang belum penuh. Dan kalau aku cukup ceroboh siang itu maka mungkin kau akan keluar dengan pakaian berlapis-lapis daun tembakau yang berdebu, dan aku harus bohong pada penjaga pagarnya dan bilang kau hanya luar biasa harum dan tuduhannya hanya luar biasa ngawur. Jika aku ke House of Sampoerna bersamamu, sepeda antik tak jadi cantik dan sofa-sofa tua tak jadi berharga. Mungkin malah kau yang dijadikan mumi dan dipajang dengan lampu sorot kuning. Untuk bisa menyentuhmu aku bukan hanya harus menerobos tali rafia, atau pintu kaca, atau mata penjaga atau kamera pengawas. Untuk melanggar peraturan agamamu aku harus mencari celah di antara detik-detik kau terhuyung, terangsang ...
Tadi Tadi siang Tadi kita Tadi kita murid cambah 9A Tadi kita galau Tadi kita semua sedih Tadi hari terakhir kita sekelas Tadi kita semua saling ngomong "Ini hari terakhir kita sekelas yaaa." Tadi kita sakau merana Tadi kita melewati hari terakhir bersama R.1 tercinta yang isinya 29 29 biji kecambah mungil Yang tengah tumbuh Tengah menginjak awal kedewasaan Tengah bersiap menginjak level selanjutnya Tengah berpisah Kemudian tadi Tadi kita semua Tadi dalam benak masing-masing Sadar semuanya nyata sekarang Semua di depan mata Semua jalan sendiri-sendiri Semua tengah berjuang Semua gitu tadi Tadi siang kita Kita manusia sembilan satu Tadi siang kita matiin lampu kelas Dan glowrun Tanpa glow Hanya run Tadi glowrun kita disertai lagu Lagu dari mulut kita sendiri Lagu suara anak-anak Suara yang bakal hilang Setelah kita nggak sama-sama lagi nanti Suara teriakan seneng Kayak nggak ada yang namanya sedih d...